Berawal dari Perjalanan menuju desa pun tak luput dari petualangan. Karena air laut surut, kapal kami tak bisa bersandar di pantai. Dengan penuh semangat, kami berjalan kaki melintasi genangan air laut, menyeimbangkan diri sambil membawa perlengkapan. Momen ini, meski melelahkan, justru menjadi kenangan yang membekas.
Sesampainya di Desa Keramat, kami disambut senyuman hangat warga. Suasana desa yang asri, dengan pemukiman bersih dan udara sejuk, langsung mencuri hati. Sapaan ramah penduduk setempat seolah menghapus lelah perjalanan kami. tim langsung bergerak menyiapkan kegiatan. Kerja sama dengan warga setempat mengalir begitu alami, diiringi tawa dan semangat kebersamaan.
Kegiatan ini juga didukung Polres Bintan dan Bestari, yang menyumbangkan sembako dan air mineral untuk warga. Antusiasme warga, dari anak-anak hingga orang dewasa, begitu terasa. Mereka aktif bertanya, berbagi cerita, dan terlibat dalam setiap aktivitas, menciptakan ikatan yang hangat antara mahasiswa dan masyarakat.
Sayangnya, rencana menjelajahi desa untuk memetakan potensi lokal terpaksa ditunda karena cuaca buruk. Meski begitu, kami bersyukur kegiatan utama SANDESA berjalan lancar. Kegiatan ini bukan sekadar teori, melainkan aksi nyata di lapangan. Kami mengajar, berbagi informasi, mendampingi warga, dan merasakan kehidupan desa. Semangat “Pemuda Bergerak, Desa Berdaya” menjadi pendorong untuk memberi dampak nyata, membantu masyarakat desa menjadi lebih berdaya dan mandiri.
Pengalaman ini mengajarkan kami tentang ketulusan, kerja sama, dan makna berbagi dalam keterbatasan. Melihat senyum dan rasa syukur warga Desa Keramat adalah hadiah tak ternilai. SANDESA bukan hanya kegiatan pengabdian, tetapi juga perjalanan pembelajaran yang memperkaya jiwa. Kami belajar tentang empati, kerja keras, dan pentingnya memberikan kontribusi positif, meski dalam skala kecil. Kegiatan ini menjadi tonggak berarti bagi UKM REACTION.
Kami berharap dapat terus mengembangkan program serupa dengan dampak yang lebih luas. SANDESA telah mengasah kemampuan kami dalam merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan pengabdian. Lebih dari itu, kami menemukan kepuasan sejati dalam berkontribusi untuk masyarakat dan membangun negeri dari akarnya. Semoga semangat “Pemuda Bergerak, Desa Berdaya” terus menginspirasi generasi muda untuk turut bergerak, menciptakan Indonesia yang lebih baik.
Penulis : Ardita Wahyu, Lamtio Oktafiana, Siti Wela , M.Tsaqif Rafi'i, dan M. Iqbal Febriansyah_ ( Pengurus dan Anggota UKM REACTION FISIP UMRAH 2025)




Comments
Post a Comment